ISLAM DAN EKONOMI
Islam
muncul sebagai sumber kekuatan baru pada Abad ke 7 Masehi, menyusul runtuhnya
kekaisaran romawi, kemunculan itu ditandai dengan berkembangnya peradapan beeru
yang sangat mengagumkan. Kebudayaan, ilmu pengetahuan, dan teknologi serta
kehidupan social lainnya termasuk ekonomi berkembang secara menakjubkan.
Fakta sejarah itu menunjukkan
bahwa islam merupakan system kehidupan yang bersifat komprehensif, yang
mengatur semua aspek,baik dalam social, ekonomi dan politik maupun kehidupan
yang bersifat spiritual. Sebagaiman firman Allah : “…dan kami turunkan kepadamu Al-kitab (Al-qur’an) untuk menjelaskan
sesuatu……” (QS:An-nahl:89)
Allah juga berfirman dalam surat
Al-maidah ayat 3 sebagai berikut :
اليوم
اكملت لكم دينكم و اتممت عليكم نعمتي ورضيت لكم الاسلام دين
“pada hari ini telah kusempurnakan untukmmu
agamamu, dan telah kucukupkan kepadamu nikmatku dan telah kuridhoi islam itu
sebagai agamamu”
Firman Allah SWT, diatas jelas
menyatakan bahwa islam adalah agama yang sempurna dan mempunyai system
tersendiri dalam menghadapi permalahan kehidupan baik yang bersifat materil
maupun non materil. Karena itu ekonomi sebagai suatu aspek kehidupan, tentu
juga sudah diatur oleh islam. Ini bisa
dipahami, sebagai agama yang sempurna, mustahil islam tidak dilengkapi dengan
system dan konsep ekonomi. Suatu system
yang dapat digunaan sebagai panduan manusia dalam menjalankan kegiatan ekonomi,
suatu system yang garis besarnya sudah diatur dalam Al-qur’an dan Sunnah.
Ekonomi islam sesungguhnya
secara inheren merupakan konsekuensi logis dari kesempurnaan islam itu sendiri.
Islam haruslah dipeluk secara kaffah dan konprehensif oleh ummatnya. Islam
menuntut kepada ummatnya untuk mewujudkan keislamannya dalam seluruh aspek
kehidupannya. Sangatlah tidak masuk akal seorang muslim yang menjalankan shalat
5 waktu, lalu dalam kesempatan lain ia juga melakukan transaksi keuangan yang
menyimpsng dari ajaran islam
SITEM EKONOMI
ISLAM
System didefenisikan sebagai
suatu organisasi berbagaia unsure yang saling berhubungan satu sama lain.
Insur-unsur tersebut juga slaing memengaruhi an saling bekerjasama uantuk
mencapai tujuan tertentu. Dengan pemahaman semacam itu. Maka kita bisa
menyebutkan bahwa sidtem ekonomi merupakan oerganisasi dari bagian-bagian yang
saliang bekerjasama unatuk mencapa tujuaan ekonomi.
Lalu apa yang disebut dengan
system ekonomi islam? Secara sederrhana kita bisa mengatakan, system ekonomi
islam adalah suatu system ekonomi yang didasarkan pada ajaran dan nilai-nilai
islam. Sumber dari keseluruhan nilai tersebut sudah tentu Al-qur’am dan sunnah.
Ijma’ dan qiyas. Nilai-nilai system ekonomi islam ini merupakan bagian integral
dari keseluruhan ajaran islam yang komprehensif dan telah dinyatakan Allah SWT
sebagai ajaran yanag sempurna (QS:Al-maidah:3)
Karena diidasarkan pada
nilai-nilai Illahiyahlah, system ekonomi Islaam tentu saja akan berbeda denngan
system ekonomi kapitalis yang didasarkan pada ajaran kapitalisme. Dan juga
berbada dengsn system ekonom sosialis yang didasarkan pada ajaran sosialisme.
Memang dalam beberapa hal, system ekonomi islam merupakan kompromi antara kedua
sisteem tersebut, namun dalam banyak hal
system ekonomi islam berbeda sama sekali dengan kedua system tersebut, system
ekonomi islam memiliki sifat-sifst baik dari kapitalisme dan sosialisme namun
terlepas dari sifat buruknya.
PENGERTIAN EKONOMI SLAM MENURUT PARA AHLI
1.Muhammad Abdul
Manan
Ekonomi islam adalah “ ilmu penetahuan social yang mempelajari masalah-masalah ekonomi masyarakat yang diilhami oleh
nilai-nilai islam”.
2.M. Umer Chapra
Ekonomi islsm adalah “ sebuah pengetahuan yang membantu upaya realisasi kebahagiaan manusia
melalui alokasi dan distribusi sumber daya yang terbatas yang berada dalam
koridor yang mengacu pada ajaran islam tanpa memberikaan kebebasan individu
atau tanpa perilaku ekonomi yang berkesinambungan dan tanpa tetidakseimbangan
lingkungan.
3.Kursyid Ahmad
Ekonomi islam adalah “sebuah usaha sistematis untuk memahami masalah –masalah ekonomi dan
tinkah laku manusia secara rasional dalam perspektif islam”
4.M. Akram Khan
“ilmu
ekonmi islam bertujuan untuk melakukan kajian tentang kebahagiaan hidup manusia
yang dicapai dengan mengorganisasikan sumber daya alam atas dasar bekerja sama
dan partisipasi”
5.Muhammad
Nejatullah As-Siddiqy
Ilmu ekonomi islam adalah “respon pemikir muslim terhadap tantanaan
ekonomi dalam usaha keras ini mereka dibantu oleh Al-Qur’an dan As-Sunnah, akal
(ijtihad) dan pengalaman.”
Dari definisi-definisi diatas,
kita dapat munculkan suatu pertanyaan apakah ilmu ekonomi islam bersifat
positif ataua normative? Menurut Chapra, ekonomi islam jangan terjebak dikotomi
pendekatan positif dan normative. Karena sesungguhnya pendekatan itu saling
melengkapi dan bukan slaing menafikan. Sedangkanaa Manan mengatakan bahwa ilmu
ekonomi islam adalah ilmu ekonomi positif dan normative, jika ada kecendrungan
beberapa ekonom yang sangat mementingkan positivism dan sama sekali tidak
mengajukan pendekatan normative atau sebaliknya, tentu sangat disayangkan.
Sumber: Modul Ekonomi Islam Kelas 11 Perguruan Islam Ar-Risalah oleh
Widya Ningsih..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar